Bagi kalangan guru maupun akademisi, menulis artikel di media
massa nampaknya telah menjadi sebuah kebutuhan. Selain dijadikan salah satu
dasar dalam Penilaian Kinerja Guru (PKG) berdasarkan Permendiknas Nomor 35
Tahun 2010, eksisnya guru di media massa menunjukkan bahwa yang bersangkutan
benar-benar memahami dunia pendidikan yang menjadi bidang kerjanya. Di samping
itu besarnya honor yang dapat diterima untuk tiap tulisan yang berhasil dimuat,
menjadi alasan lain bagi guru untuk rajin mengirimkan tulisan yang berkualitas.
Membuat
sebuah tulisan yang layak diterbitkan di media massa memang tidaklah mudah. Diperlukan kepekaan yang tinggi dalam
menangkap isu-isu aktual yang tengah hangat diperbincangkan. Selain itu penyampaian
ide atau gagasan pun hendaknya dilakukan secara sistematis dan terstruktur
sehingga tulisan yang dibuat mudah untuk dibaca. Tak hanya itu, bahasa yang
digunakan pun sebaiknya lebih komunikatif. Hal tersebut perlu dilakukan guna menghindari
“jarak” antara penulis dengan para
pembacanya.
Untuk
mengetahui tema apa yang sedang ramai diperbincangkan, guru sebaiknya rajin
membaca surat kabar yang memuat berita seputar dunia pendidikan. Rubrik Didaktika yang terdapat pada Harian Umum
Republika dapat dijadikan rujukan
oleh para guru dalam membuat tulisan. Selain itu mereka pun diharapkan aktif
dalam diskusi online yang
diselenggarakan oleh berbagai komunitas guru. Dengan begitu tulisan yang
dihasilkan pun akan lebih “berisi”.
Adapun bagi
mereka yang kurang memiliki pengetahuan tentang teknik penulisan artikel di
media massa, mengikuti berbagai
pelatihan menulis dapat dijadikan jalan untuk mengatasi kendala tersebut. Pelatihan
penulisan artikel di media massa untuk guru yang biasa digelar oleh insan pers sejatinya
merupakan kesempatan emas yang tidak seharusnya disia-siakan. Kegiatan yang
diperuntukkan bagi para guru dan akademisi tersebut diharapkan mampu membantu para
peserta dalam menghancurkan “tembok besar” yang selama ini menghalangi mereka
untuk dapat menulis. Selain itu mengikuti setiap tulisan yang terdapat pada
kolom Guru Menulis di Harian Umum Republika pun dapat membantu guru dalam
menemukan pola penulisan artikel sesuai dengan yang diinginkan oleh media
massa.
Melihat
begitu pentingnya kemampuan menulis di media massa saat ini, tidak ada alasan
bagi guru untuk tidak berusaha membuat tulisan yang benar-benar layak dibaca
oleh khalayak ramai. Berbagai kendala yang dihadapi selama proses penulisan
hendaknya dipandang sebagai tantangan dan bukan halangan. Oleh karena itu,
konsistensi dalam menulis serta mempelajari teknik penulisan artikel yang baik
merupakan hal yang harus dilakukan oleh guru. Dengan demikian guru pun akan mampu menjaga
eksistensinya dan dapat memberikan inspirasi bagi orang banyak terutama rekan
seprofesinya. (Dimuat di Harian Umum Republika, 03 November 2014)
Home
Tidak ada komentar:
Posting Komentar