Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat ternyata
membawa dampak positif yang cukup besar bagi dunia pendidikan. Hal tersebut
terlihat salah satunya pada layanan bimbingan konseling yang tengah dilakukan
oleh beberapa sekolah dimana guru Bimbingan dan Konseling (BK) tidak perlu lagi
bertatap muka langsung dengan siswa dalam memberikan layanan BK. Guru BK dan
siswa cukup duduk manis didepan komputer yang terhubung dengan internet dan
komunikasi dua arah pun dapat langsung dilakukan melalui fitur chat yang disediakan oleh media sosial.
Konseling online
seperti ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan layanan konseling yang
dilakukan secara konvensional. Pertama, karena dilakukan secara online, maka
konsultasi pun dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Guru BK cukup
menyediakan waktu khusus setiap pekan dimana para siswa dapat berkonsultasi
sesuai dengan waktu yang telah disepakati sebelumnya. Adapun waktu yang terbaik
adalah dimalam hari ketika anak maupun guru sedang berada dirumah.
Kedua,
konseling online dapat mengatasi
permasalahan tentang banyaknya siswa yang membutuhkan layanan konseling. Salah satu persoalan
klasik yang dimiliki oleh hampir semua sekolah adalah kurangnya guru BK. Bahkan
ada sekolah yang guru BK nya merangkap sebagai staff Tata Usaha (TU) dan
pembina UKS. Melalui konseling online
seperti ini jumlah siswa tidak lagi menjadi masalah karena layanan BK tersebut
dapat diberikan kepada beberapa siswa dalam waktu yang bersamaan.
Ketiga, remaja
masa kini yang dikenal sebagai generasi digital (digital native) tentunya memiliki cara dan gaya tersendiri dalam
berkomunikasi dengan yang lainnya. Remaja
saat ini cenderung lebih suka mengutarakan isi hatinya melalui media sosial
daripada menyampaikannya langsung kepada orang tua maupun guru. Dengan adanya
konseling yang dilakukan secara online,
diharapkan dapat benar-benar menggali kebutuhan dan semua persoalan yang tengah
dihadapi oleh siswa tanpa rasa canggung maupun malu.
Keempat,
karena dilakukan secara online, tidak hanya siswa yang bisa menyampaikan
keluhannya namun juga orang tua. Dalam hal ini orang tua dapat berkonsultasi
langsung dengan guru BK terkait permasalahan yang dialami oleh anaknya. Dengan
begitu guru BK pun dapat melihat suatu permasalahan secara utuh karena melihat
dari dua sisi, yaitu dari sisi orang tua dan siswa itu sendiri.
Meskipun
demikian, konseling online ini
bukannya tanpa hambatan. Diperlukan bekal yang cukup bagi guru BK terutama
kompetensi dibidang IT. Untuk itu sekolah hendaknya berinisiatif memberikan
pelatihan IT bagi guru-guru BK (dan Wakasek Kesiswaan) secara berkala. Selain itu sekolah pun berkewajiban
memfasilitasi semua sarana yang dibutuhkan oleh guru BK. Mulai dari perangkat
komputer atau laptop, modem sampai dengan pulsa hendaknya disediakan oleh
sekolah.
Dengan
adanya konseling yang dilakukan secara online,
kita berharap dapat menggali semua kebutuhan dan persoalan yang tengah dialami
oleh siswa untuk kemudian dicarikan solusi yang tepat. Dengan begitu jumlah
siswa yang bermasalah baik secara akademik maupun akhlak secara bertahap dapat
dikurangi.
Home
Tidak ada komentar:
Posting Komentar